




|
POSISI
STRATEGIS CANDI PLAOSAN
Candi Plaosan adalah salah satu candi yang memilik posisi strategis,
baik dilihat dari aspek pelestarian, keterkaitan historis maupun
prospek pengembangan bisnisnya adalah Kompleks candi Plaosan.
Candi ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya merupakan candi
Budha yang cukup luas dan relatif dekat dengan kompleks candi
Prambanan (10 menit), serta memiliki kondisi yang cukup bagus
(pasca pugar). Selain itu candi Plaosan merupakan bangunan candi
Budha sebagai sebuah simbol ibadah. Kompleks percandian ini terdiri dari dua bagian yaitu kompleks
candi Plaosan Lor dan kompleks candi Plaosan Kidul, atraktifitas
dari bangunan candi ini akan dapat menjadi daya tank utama sekaligus
generator bagi pengembangan kawasan di sekitarnya
.
POTENSI
& NILAI KEUNIKAN CANDI PLAOSAN

Kawasan candi Plaosan mempunyai Unique Selling Point (USP) sebagai
kompleks candi Budha yang bernilai tinggi yang berada di tengah
areal persawahan dan pemukiman masyarakat, aksebilitas yang mudah
serta sarana prasarana yang mendukung dan adanya dukungan dari
lembagalembaga lain secara terpadu memungldnkan untuk dijadikan
management mata rantai dengan Borobudur - Prambanan - dan Ratu
Boko, selain itu candi Plaosan memilild dua keunikan :
a. Nilai keunikan dari arsitektur bangunan candi, khususnya dua
dari candi utama Plaosan Lor, yaitu bangunan induk di sebelah
utara dan selatan, merupakan candi bertingkat. Konstruksi bangunan
jenis ini merupakan bentuk teknologi percandian yang cukup jarang
ditemui Keberadaan ornamen dan relief berupa prasasti-prasasti
dengan huruf Budha (Sidham) memancarkan nilai artistik yang
mengagumkan ;
b. Candi memiliki sistem Pantheon area Budha yang lengkap sehingga
dapat mempresentasikan perkembangan Bodhisme di Jawa.
KEDUDUKAN
WILAYAH CANDI PLAOSAN
a. Letak
Kompleks candi Plaosan Lor secara administratif terletak di Desa
Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Kompleks candi
ini dapat dicapai melalui jalan raya Jogya - Solo, di sekitar
Prambanan, menuju lokasi kompleks candi Plaosan dapat mengambil
jalan menuju jurusan Prambanan - Manisrenggo - dengan jarak sekitar
2 km.
b. Batas
Secara geografis letak candi Plaosan Lor berada pada titik ordinat
7° 44'32 Lintang Selatan dan 110 ° 30'11,07 Bujur Timur
dengan batas wilayah
- Sebelah utara : Desa Kokosan
- Sebelah Selatan : Desa Tlogo
- Sebelah Barat : Daerah Istimewa Yogyakarta
- Sebelah Timur : Desa Kemudo
KONDISI
SOSIAL BUDAYA CANDI PLAOSAN
I. Kesenian Tradisional
Kawasan candi Plaosan termasuk bagian dari Kecamatan Prambanan
yang memiliki berbagai macam kesenian tradisional yang memiliki
karakter dan jenis khas. Tingkat kegotong-royongan yang sangat
tinggi dan suasana tradisional mencerminkan kehidupan di kawasan
tersebut, oleh karena itu masyarakat masih memiliki rasa keterkaitan
dan keinginan untuk melestarikan kesenian tradisional dan kegiatan
ritual Kegiatan kesenian tradisional yang terdapat di kawasan
candi Plaosan adalah sebagai berikut :
a. Seni Musik
Jenis seni musik yang sering dimainkan oleh penduduk di Kecamatan
Prambanan ini adalah : Karawitan, Keroncong, Laras Madya, Samroh,
Kulintang, Waranggono, dan Macopat. Di Kawasan candi Plaosan cukup
dikenal musik tradisional dari bambu ( Musik Bambu Pring Sedapur
) yang pernah ditampilkan di Jepang.
b. Seni Tari
Sedangkan jenis tarian tradisional yang merupakan ciri khas dan
sering dimainkan oleh penduduk setempat adalah jatilan, yaitu
tarian keprajuritan yang menggambarkan perang saudara antara Demak
dan Pengging
c. Seni Teater
Sama hanya dengan Kecamatan-kecamatan yang lain yang ada di Kabupaten
Klaten maka jenis seni teater yang sering menjadi daya tarik adalah
Ketoprak, Wayang Orang, Srundul, Sruntul, dan juga Pedalangan
Purwa.
d Dongeng Tradisional
Dongeng masyarakat sekitar candi Plaosan yang masih dipertahankan
antara lain cents Bandung Bondowasa, cents rakyat terjadinya Desa
Taji, terjadinya Desa Kongklangan, dan terjadinya Desa Pandansimping
2- Upacara Adat 
Kecamatan Prambanan selain memiliki potensi slam juga memiliki
potensi budaya, hal ini terlihat dengan adanya upacara-upacara
adat tersebut dibawah ini :
- Upacara Keagamaan Kawasan sekitar candi Plaosan masih melakukan
kegiatan religius seperti pengajian, tahblan, wayangan dsb secara
rutin.
- Sektor - sektor usaha yang terdapat di Desa Bugisan padakhususnya
didominasi oleh sektor pertanian, hal ini terbukti dengan luas
lahan persawahan di Desa ini sebesar 57, 37 % dari luas Desa ,
Selain itu juga didukung dengan mata pencaharian penduduk di desa
ini dengan bertani 7 petani 26,11 % dan buruh tani 25,85 % dengan
hash panen yang mencapai 584.000 ton pada bulan juni 2004.
Umumnya penduduk desa selain sebagai petani mereka juga beternak,
seperti ayam kampung dan ras, itik kambing, sapi serta kerbau,
sedangkan untuk sektor industri, hanya terbatas pada industri
kecil (sebanyak 6 buah) dan industri rumah tangga sejumlah 9 buah.
PROFILE
SEJARAH CANDI PLAOSAN
HUBUNGAN
ANTARA CANDI PLAOSAN dan
CANDI RORO JONGGRANG
PROFIL
WISATA CANDI PLAOSAN

KONDISI
SOSIAL BUDAYA CANDI PLAOSAN
|